BOGOR (13/12) – Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, sukses menggelar Musyawarah Tahunan dalam rangka evaluasi kinerja tahun 2025 sekaligus penyusunan Program Kerja tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ciawi, Bogor, pada Sabtu–Minggu (13–14/12), merupakan agenda rutin PC LDII Kembangan yang dilaksanakan setiap akhir tahun.
Musyawarah tersebut dihadiri Dewan Penasihat (Wanhat) PC LDII Kembangan, Ketua PC, serta seluruh jajaran pengurus. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Wanhat PC LDII Kembangan, Ir. H. Paijo. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya perencanaan program kerja sebagai wujud penerapan nilai rukun, kompak, dan kerja sama yang baik, termasuk pengamalan 29 Karakter Luhur.
“Organisasi yang sehat harus memiliki program kerja yang jelas untuk masa depan. Alhamdulillah, PC LDII Kembangan secara konsisten menyusun dan melaksanakan program kerja tahunan sebagai pedoman bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC LDII Kembangan, H. M. Nur, menjelaskan bahwa penyusunan program kerja satu tahun ke depan memiliki tujuan strategis sebagai arah dan pedoman organisasi. Menurutnya, rencana kerja tahunan membantu menentukan prioritas, sasaran, serta langkah yang sistematis dan terukur.
“Tanpa perencanaan yang baik, kegiatan sering bersifat dadakan dan reaktif. Dengan adanya program kerja, seluruh pengurus memiliki panduan yang sama mengenai arah dan tujuan organisasi,” jelasnya.
Pada penutupan kegiatan, Wanhat PC LDII Kembangan, H. Muhamad Ied, mengajak seluruh peserta untuk menyikapi musibah bencana alam yang melanda Aceh dan Sumatera Utara dengan meningkatkan kepedulian sosial. Ia mengimbau agar seluruh peserta saling membantu meringankan beban para korban serta menjadikan musibah tersebut sebagai bahan muhasabah.
Ia juga mengingatkan bahwa bencana merupakan ujian dan bentuk kasih sayang Allah SWT kepada umat-Nya, sebagaimana firman Allah dalam Surah Al-Ankabut ayat 2:
“Apakah manusia mengira akan dibiarkan berkata, ‘Kami telah beriman,’ sedangkan mereka tidak diuji?”

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menggelar permainan Games 29 Karakter yang berlangsung di Forestopia Villa, Bogor, Jawa Barat. Kegiatan ini difasilitasi oleh vendor PT Rama Diafa Internasional (Ramada) dan dipandu oleh H. Ali. Games tersebut berlangsung interaktif, atraktif, serta menuntut konsentrasi dan kerja sama antar peserta.
Salah satu peserta, Irsyad, menyampaikan kesan positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, meskipun sederhana, permainan ini memiliki manfaat besar, khususnya dalam membangun kebersamaan dan kekompakan tim.
“Kegiatan ini bisa menjadi referensi dan akan kami adopsi ke depan untuk meningkatkan kerukunan dan kekompakan,” tutupnya. (Studi)

Mantap, Lancar Barokah. Aamiin