JAKARTA BARAT (18/10/2026) — Dalam rangka mempererat tali silaturahim dan memperkuat sinergi antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menghadiri musyawarah calon pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kembangan periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ketua MUI Kecamatan Kembangan, Ustaz Syaiful Fauzi, pada Minggu (18/10/2026).

Pertemuan ini dihadiri oleh para calon anggota MUI dari tingkat kelurahan hingga kecamatan. Selain menjadi ajang silaturahim dan perkenalan, musyawarah tersebut juga membahas kesiapan kepengurusan baru dalam menjalankan amanah untuk membina kehidupan umat Islam serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Ustaz Syaiful Fauzi menyampaikan bahwa terdapat tiga agenda utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut, yaitu silaturahim dan perkenalan, penandatanganan pakta integritas, serta persiapan pelantikan calon pengurus MUI Kecamatan Kembangan periode 2026–2031.

Penandatanganan pakta integritas menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut. Langkah ini bertujuan menegaskan komitmen, tanggung jawab, dan kesungguhan setiap calon anggota dalam menjalankan amanah organisasi. Dengan demikian, para calon pengurus diharapkan dapat mengemban tugas secara profesional, menjaga kepercayaan, serta mengutamakan kepentingan umat dalam setiap pelaksanaan tugasnya.

Lebih lanjut, Ustaz Syaiful Fauzi menjelaskan bahwa penetapan kepengurusan MUI Kecamatan Kembangan periode 2026–2031 direncanakan melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) oleh MUI Kota Administrasi Jakarta Barat pada 11 November 2026, bertempat di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat.

Dalam musyawarah tersebut, LDII diwakili oleh Studianto dan Lasino dari Taman Kota. Keduanya dipersiapkan untuk berkontribusi dalam kepengurusan MUI Kecamatan Kembangan periode 2026–2031, dengan Studianto pada posisi Wakil Bendahara dan Lasino pada bidang Humas.

Partisipasi LDII dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ukhuwah Islamiyah dan kerja sama antarormas Islam. Melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara para ulama, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan dalam membina umat serta menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.

Kegiatan ditutup dengan makan nasi kebuli bersama dan sesi foto bersama. Suasana penuh keakraban tersebut mencerminkan semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun hubungan yang baik antarpengurus serta calon anggota MUI Kecamatan Kembangan.

Melalui musyawarah ini, diharapkan kepengurusan MUI Kecamatan Kembangan periode mendatang dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan umat dan kehidupan bermasyarakat. (Studi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *