Jakarta Barat (23/6) – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Administrasi Jakarta Barat menghadiri kegiatan Peningkatan Kerukunan Umat Beragama yang diselenggarakan oleh Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Administrasi Jakarta Barat, Selasa (23/6), di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat.
Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahim, koordinasi, dan penguatan sinergi antarorganisasi kemasyarakatan serta keagamaan dalam rangka menjaga dan meningkatkan kerukunan umat beragama di wilayah Jakarta Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut berbagai organisasi dan lembaga, di antaranya Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Barat, BKPRMI Jakarta Barat, Fatayat Nahdlatul Ulama, LDII Jakarta Barat, Pemuda Katolik Jakarta Barat, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jakarta Barat, serta Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI).
DPD LDII Jakarta Barat diwakili oleh Wakil Ketua DPD LDII Jakarta Barat, Studianto, bersama sembilan utusan lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Studianto menyampaikan apresiasinya kepada Kesbangpol Jakarta Barat yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.


“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Kesbangpol Jakarta Barat. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dalam membangun persatuan serta memperkuat kerukunan umat beragama di Jakarta Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat, Tumpal Hasiholan Matondang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terwujud kehidupan beragama yang harmonis, saling menghormati, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, di antaranya Hartono, Kasubdit Pembinaan Kerukunan Antar Suku, Umat Beragama, Ras, dan Golongan pada Direktorat Ekososbud Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri. Ia menyampaikan materi mengenai pentingnya menjaga kerukunan dalam masyarakat yang majemuk sebagai modal utama pembangunan bangsa.
Selain itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Barat, KH Abdurahman Soheh, turut memberikan materi bertajuk Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Upaya Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya peran tokoh agama sebagai perekat persatuan dan penyejuk di tengah keberagaman masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antarorganisasi keagamaan dan kemasyarakatan, sehingga tercipta suasana yang harmonis, damai, dan kondusif di wilayah Jakarta Barat.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan serta komitmen bersama dalam menjaga kerukunan umat beragama. (Studi)
