Jakarta, (10/5) – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Jakarta Barat menggelar kegiatan “Temu Kader Parenting Jakarta Barat” pada Minggu (10/5/2026) di Gedung Serba Guna Mamba’ul Huda, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Dari Teori ke Aksi: Menumbuhkan 29 Karakter Luhur dalam Kehidupan Sehari-hari di Masyarakat”. Acara ini dihadiri para kader parenting, ibu-ibu peserta, serta tim fasilitator Bimbingan Konseling Jakarta Barat.
Dewan Penasehat DPD LDII Jakarta Barat, H. Ponco Budiman, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penanaman 29 Karakter Luhur sejak dini kepada anak-anak oleh kedua orang tua.
“Pendidikan karakter bukan hanya tugas seorang ibu, tetapi juga ayah. Penanaman 29 karakter luhur dapat dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Hal ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri,” ujarnya.
Selanjutnya, Dra. Nana Maznah Prasetyo bersama Ibu Endah Anggraeni serta para fasilitator dan co-fasilitator Bimbingan Konseling Jakarta Barat menjelaskan praktik penerapan 29 Karakter Luhur di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Mereka menekankan pentingnya peran para ibu dalam membimbing dan mendidik anak-anak agar memiliki karakter yang baik sehingga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Salah satu peserta yang merupakan seorang ibu sekaligus single parent mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Saya merasa mendapatkan ilmu baru untuk mendidik dan mengasuh anak-anak saya. Saya juga merasa tidak sendirian karena ada support system yang membantu dan menguatkan saya,” ungkapnya.
Peserta lainnya juga menyampaikan rasa syukur karena kegiatan ini menjadi wadah untuk menambah ilmu parenting sekaligus mempererat silaturahim antar kader.
“Saya sangat senang karena suami mendukung saya untuk hadir di acara ini. Awalnya saya berencana naik angkutan umum, tetapi suami bersedia mengantar sehingga saya bisa hadir lebih awal,” tuturnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antara peserta dan panitia. (Studi)
