Jakarta Barat (12/9/2026) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, menjadi tuan rumah kegiatan simulasi penanganan kebakaran bersama RW 05 Srengseng dan tim Pemadam Kebakaran Kelurahan Srengseng. Kegiatan berlangsung di area parkir depan Gedung Serba Guna PAC LDII Srengseng, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai penyebab kebakaran, tetapi juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung cara memadamkan api.
Ketua RW 05 Srengseng, Erik Setiawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebakaran dapat menimbulkan dampak yang luas bagi masyarakat. Menurutnya, api yang masih kecil mungkin dapat ditangani dengan cepat, namun jika sudah membesar, penanganannya akan menjadi jauh lebih sulit dan berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar.
“Kalau api masih kecil mungkin masih bisa kita tanggulangi. Tetapi kalau sudah besar, tentu akan lebih sulit. Karena itu, kami bersyukur dan berterima kasih kepada tim Pemadam Kebakaran Kelurahan Srengseng yang telah meluangkan waktu untuk memberikan ilmu dan edukasi kepada warga RW 05,” ujar Erik.
Sementara itu, Ketua Tim Pemadam Kebakaran Kelurahan Srengseng, Karyono, menjelaskan bahwa kebakaran dapat terjadi apabila terdapat tiga unsur utama, yakni bahan bakar, panas, dan oksigen. Ketiga unsur tersebut dikenal sebagai komponen yang memungkinkan api untuk muncul dan terus membesar.
Ia menekankan pentingnya kecepatan masyarakat dalam melakukan penanganan awal ketika terjadi kebakaran.
“Kebakaran itu sifatnya mendadak dan tidak terduga. Kalau dalam waktu sekitar tiga menit tidak bisa ditangani, kerugiannya bisa menjadi lebih besar. Karena itu, melalui simulasi ini kami berharap masyarakat dapat melakukan penanganan awal dengan cepat sambil segera menghubungi petugas pemadam kebakaran terdekat,” jelas Karyono.
Dalam sesi praktik, tim Pemadam Kebakaran Kelurahan Srengseng memberikan contoh secara langsung cara menggunakan peralatan pemadam untuk menangani titik api. Selanjutnya, warga RW 05 turut mempraktikkan cara memadamkan api dengan didampingi oleh petugas.

Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung. Peserta mengikuti setiap tahapan simulasi dengan penuh perhatian dan bersemangat mencoba secara langsung teknik pemadaman api yang telah diperagakan oleh petugas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat, sehingga dapat meminimalkan risiko korban maupun kerugian apabila terjadi kebakaran di lingkungan permukiman.
Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama antara jajaran PAC LDII Srengseng, pengurus RW 05, tim Pemadam Kebakaran Kelurahan Srengseng, serta warga yang mengikuti kegiatan.(Studi)
