Suasana upacara peringatan HUT RI di Pondok Pesantren Mambaul Huda. (foto: Faqih)

Jakarta, 18 Agustus 2026

(17/08) DPD LDII Jakarta Barat menggelar upacara memperingati hari ulang tahun yang ke-81 Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada tanggal 17 Agustus 2026 di halaman Masjid Mamba’ul Huda, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Upacara peringatan ini dihadiri oleh Kapolsek Kebon Jeruk yang diwakili oleh IPDA Abdul Rohman sebagai inspektur upacara dan didampingi oleh Koramil Kebon Jeruk, Ir. Yusuf Iskandar.

Dalam pelaksanaannya, DPD LDII Jakarta Barat juga mengundang beberapa unsur organisasi seperti Senkom Mitra Polri, Persinas ASAD, FORSGI, SAKO SPN, guru pondok serta santriwan-santriwati Pondok Pesantren Mamba’ul Huda. Para peserta yang berjumlah lebih dari 80 orang itu dengan khidmat mengikuti setiap rangkaian upacara dari awal hingga selesai.

Saat menyampaikan amanat upacara. IPDA Abdul Rohman menekankan bahwa masyarakat harus mengingat kemerdekaan bangsa Indonesia ini bukan pemberian secara cuma-cuma tetapi hasil perjuangan panjang dari para pahlawan, rakyat, serta guru pesantren dan santri.

IPDA Abdul Rohman menyampaikan amanat inspektur upacara. (foto: Faqih)

“Kita harus ingat bahwa, bangsa ini merdeka, bukan semata-mata pemberian tetapi adalah hasil perjuangan yang panjang oleh para pahlawan nasional kita, seluruh rakyat, guru pondok, santri dan para syuhada lainnya,” tukas beliau.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Jakarta Barat, H. Jasa Darmawan dalam sesi wawancaranya menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Kapolsek dan Koramil Kebon Jeruk dalam prosesi upacara kemerdekaan. Beliau berharap kedepannya kerjasama antara LDII dan Kapolsek dapat terus berjalan dan diberikan arahan dalam melaksanakan upacara yang lebih baik.

“Kami dari DPD LDII Jakarta Barat mewakili seluruh panitia upacara mengucapkan terima kasih kepada bapak IPDA Abdul Rohman selaku Kapolsek dan bapak Yusuf Iskandar dari Koramil Kebon Jeruk sudah hadir dalam upacara ini. Harapannya semoga kerja sama ini bisa terus berjalan dan kami meminta agar diberikan arahan supaya kedepannya bisa melaksanakan upacara lebih baik lagi,” jelas Jasa.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *